Translate

27 Mac, 2009

Pemilu dan Indonesia kedepan


Pesta demokrasi sebentar lagi. Kita pun patut gembira, karena dengan sistem demokrasi, semua orang merasa aspirasinya tersalurkan dengan cara yang dibenarkan. Pemilihan pemimpin yang diharapkan rakyat benar-benar dapat dicapai seandainya tidak berlaku curang. Orang berebut menjadi pimpinan, mengharapkan kekuasaan dan kekayaan. Sebenarnya menjadi pimpinan medapat beban tugas yang seharusnya dikerjakan. Bagi pemimpin yang harus dihadapi adalah setumpuk maslah nasional seperti, Penanggulangan korban lumpur Lapindo, yang tidak henti-hentinya ujuk rasa menuntut ganti rugi. Dengan seringnya terjadi bencana di negri ini maka banyak masyarakat terlantar tidak memiliki tempat tinggal yang layak, kesehatan tidak terjaga, sehingga perobatan yang murah dan merakyat sangat diperlukan, hal ini sepertinya ditanggapi oleh ponari sebagai dukun cilik dadakan yang memberikan perobatan masal yang murah meriah. Negeri ini seperti tidak hentinya diera bencana, kali ini bendungan Situ Gintung rubuh tepat ketika pemilu beberapa lagi dilaksanakan. Andai alam itu dapat bicara, seolah-olah ia mengatakan: pemimpin yang kamu pilih tidak mempedulikan aku, sehingga bendunganku yang sudah lelah rak pernah terperhatikan dan mendapat perawatan akhirnya terpaksa rubuh.

Baca Selengkapnya..

22 Mac, 2009

Hacking Newbie Hacker


Hacking ini suatu kegiatan yang saya kira kegiatan yang dilakukan oleh orang yang kelebihan duit dan kurang kerjaan. Tetapi kalau ini dilakukan karena memang pekerjaannya di bidang jaringan IT, ya gak masalah. Tetapi kalau sekedar iseng-iseng sih, sebaiknya jangan deh, karena pekerjaan ini kurang manfaatnya, banyak menyita waktu, biaya, dan tenaga. Kalau anda seorang yang sedang belajar IT ya wajar saja, coba-coba ingin tahu tetapi lakukan hal ini jangan tanggung-tanggung, tuntas sampai keakar-akarnya, maksudnya jangan sekedar dapat tip dari internet terus coba-coba tanpa dasar ilmu yang memadai, berharap keberuntungan dan keajaiban semata, bahwa celah tersebut memang benar ada, apa lagi zaman sekarang, sulit deh kalau sekedar coba-coba.

Masih gak percaya saya dulu pernah coba, sekedar ingin tahu sih. Berdasarkan ilmu komputer secara Hard ware cukup memadai, secara soft ware juga gak bodoh-bodoh amat, soalnya.... ah segan omonginnya pokoknya jamin ngertilah. Ditambah lagi selama setahun dibekali ilmu Hacking dari majalah yang memuat masalah keamanan dan penyusupan. Tidak cukup, ada lagi Tabloid yang dikeluarkan oleh Universiatas tehnik di surabaya yang salah satu bidang kajiannya membahas masalah underground dan penyusupan. Saya coba crack software bajakan yang saya beli dari toko CD yang ternyata tidak mensertakan Serian Numbernya dan saya dapat versi Trialnya yang belum di Crack, padahal saya beli Cdnya mahal 27.000 rupiah untuk satu software, saya berusaha mencari di Internet dan berusaha meng-crack sendiri berhasil, dengan bantuan software seperti softice dan WinDasm atau HEXeditor.
Kemudian saya pernah coba program yang dikeluarkan oleh seorang yang bernama Munga Bunga yang dapat katanya membobol akun Yahoo. Saya tertarik soalnya bukan mau membobol situs Yahoo, tetapi pasalnya saya dulu pernah punya akun email yahoo, dengan nama yang pas dengan nama saya sendiri, eh karena terlalu hati-hati saya buat password yang terlalu sulit, malah jagi lupa. Nah saya ingin mengembalikan lagi akun saya, saya sudah coba hubungi Yahoo beberapa kali tetapi tidak ada tanggapan, walaupun sudah saya hubungi dengan email pakai bahasa Inggris yang paling mudah dimengerti bagi semua orang Amerika. Makanya saya coba software buatannya yang katanya Hack while you sleep, artinya Hack sambil tidur, benar-benar saya lakukan, saya jalankan komputer terus online jalankan software dengan definisi password terbaru, maklum teknisnya Brute Force, kira-kira jam 08:00 Malam saya hidupkan programnya, saya tinggal tidur kemudian saya kontrol jam 2:00 Dini Hari, Masih belum, Jam 03:00 masih belum, sampai jam 5:00 pagi hari masih juga belum, wah gak ber hasil, saya putuskan, untuk memutuskan hubungan on line dan mematikan komputer, habis kalau dilanjutkan terus ada dua resiko saya hadapi pertama bengkaknya biaya internet, kedua, lama-lama online bisa-bisa komputer saya kena Hack, Masak Hacker (eh ngakunya he he he) kenak Hack, ah kan gak lucu, he he he :-) . Walaupun komputer saya sudah saya lengkapi dengan anti spyware, anti trojan, anti virus, dan fire wall. Inilah akibatnya Hacking Newbie, Script Kidies ya caaapek deeh. Cuma kalau berhasil saya akan mendapatkan akun email saya kembali yang sebenarnya tidak terpakai juag sama orang, kecuali orang tersebut telah menghack akun email saya. Coba-coba hacking yang bermanfaat, seperti saya, mengembalikan akun yang hilang, mengembalikan kerugian yang seharusnya ditanggung pembajak. Ya iya laah, bukan saya yang pembajaknya, saya sudah beli software dengan harga yang mahal kok masih di protek kan gak lucu, seharusnya pembajaklah yang membuka proteknya, berarti kan saya sudah berbaik hati membantu pembajak, he he he..., seharusnya pembajaklah menanggung semua kesalahannya.

Baca Selengkapnya..

12 Mac, 2009

Techno Centrist


Hari ini, saya pergi ke Bank untuk menyetor uang tetapi jaringan sedang off line, sehingga menurut petugas Bank yang menginformasikan pada saya tidak dapa melakukan setoran. Makin canggih Bank kok makin sulit ya. Masak Cuma setoran saja tidak bisa hanya karena off line tidak bisa melakukan setoran!? Dulu belum ada komputer, belum ada jaringan internet, bank dapat berjalan dengan mudahnya. Kini ternyata ketiadaan internet jadi halangan. Padahal kan kalau off line komputer masih hidup, jaringan komputer lokal (LAN) dapat bekerja dengan baik, kenapa setoran tidak bisa. Inilah penyakit yang sedang diidap oleh bangsa Indonesia. Penyakit ini namanya Techno Centrist, (Tekno Sentris) yaitu hanya terpaku pada teknologi, tergantung pada teknologi. Gejala yang dapat dilihat dari penyakit ini adalah jika seorang kalut kalau jaring telepon selularnya mati.

Dalam stadium awal dapat dilihat jika seorang mengeluh terus menerus karena listrik dirumahnya mati atau sering mati. Penyakit menggejala sampai rumah tangga. Kalau Listrik mati ibu-ibu rumah tangga mengumpul disalah satu beranda depan rumah tetangganya, ngerumpi. Karena hanya itu yang kegiatan yang dapat dilakukan jika listrik mati sehingga ibu-ibu selalu mengeluh karena rumahnya panas, rumahnya gelap walaupun siang hari, rumahnya tidak ada air untuk sekedar cuci tangan karena sumur cincinnya ditutup dan digantikan dengan pipa dan pompa lisrik atau sumur bor dan pompa listrik, tidak bisa masak nasi karena rice cooker membutuhkan listrik meskipun gas atau minyak tanah ada tidak bisa juga masak nasi. Dan keluhan-keluhan yang serupa karena disebabkan listrik mati. Itulah gejala Tekno Sentris
Pada perusahaan yang profesional atau sekelas internasional mereka dapat mensikapi kemajuan teknologi dengan baik. Teknologi baru dan canggih dipakai tetapi tidak meninggalkan teknologi yang sebelumnya. Jika Teknologi Digital dan Komputer tidak dapat digunakan, maka beralih ke teknologi yang dibawahnya misalnya dengan mesin otomatis. Jika mesin otomatis tidak dapat digunakan maka pakai yang semi otomatis. Jika yang semi otomatis tidak dapat digunakan maka pakai prosedur semi manual. Jika semi manual tidak juga dapat dipakai maka dilakukan secara manual dan seterusnya.
Bangsa Indonesia harus sadar akan penyakit ini ada menghinggapi tubuh kita. Maka kita harus belajar membuangnya. Karena betapa tidak Efisiennya jika sesuatu yang sebenarnya masih dapat dilakukan dengan teknologi yang kurang canggih, tetapi karena Tekno sentris bertahan menunggu teknologi canggih siap digunakan.
Teknologi komputer canggih sayang orangnya tidak canggih. Sehingga Komputer canggih hanya dapat rusak ketika sering digunakan hal-hal yang sepele. Lap Top kepala sekolah saya dulu dikeluhkan sering bergerak lambat sekali sehingga untuk loading windows saja dapat memakan waktu 2 jam sampai 3 jam. Padahal spesifikasinya pentium II akhir, Hard Disk 4 Gb. Pasalnya ternyata, agar tidak merasa ketinggalan zaman setiap program baru yang didapat selalu di Instal di Lap Topnya tetapi tidak pernah di Uninstall. Akibatnya Hardisk penuh dengan berbagai macam program yang dia sendiri bingung dan jarang menggunakannya. Ini masalah kebiasaan buruk yang yang sering terjadi. Membuka banyak program ketika bekerja di komputer, dapat menyebabkan pemakaian memori yang terlalu besar pada penggunaan yang kurang bermanfaat, dapat menyebabkan komputer crash, Hang dan sebagainya yang berbuntut pada kerusakan memori.
Dulu saya pernah menjadi guru pelatih kepanduan bagi anak-anak SD. Orang banyak heran, termasuk kepala sekolah waktu itu, karena Kepanduan mengajarkan hal-hal yang tidak canggih. Kepala sekolah bertanya kepada saya, kenapa mengajarkan pada anak-anak (kepanduan) mau repot-repot memasak dengan kayu api padahal kompor gas yang mobile sudah ada yang dapat dimasukkan kedalam tas Ransel (Back Pack). Disinilah kepanduan banyak menerima kritik apa memang perlu diajarkan pada anak-anak sekarang dengan kemajuan zaman sudah canggih. Memasak nasi sudah pakai rice cooker, cuci sudah ada mesin cuci. Di Kepanduan saya bukan tidak mengajarkan hal yang canggih-canggih seperti saya sudah memperkenalkan GPS (Global Possition Satellite) dan cara penggunaanya, selain saya juga mengajarkan cara penggunaan kompas manual dan pembuatan peta pita dan peta buta.
Dalam keadaan bencana alam listrik tiada, telepon selular terputus, orang yang selalu dimanjakan dengan teknologi lebih cendrung panik, dan stress karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, dan tidak terbiasa dengan keadaan tanpa teknologi.
Walau namanya sekolah modren, memang anak-anak diajarkan carap menggunakan komputer sejak kelas 1 Sekolah dasar, tetapi anak tersebut harus juga dibekali ilmu-ilmu dasar seperti memasak nasi dengan cara manual, membuat tenda darurat, komunikasi degan peluit dan bendera, menggunkan kompas sederhana dan lain sebagainya jadi tidak tekno sentris. Walau kepala sekolah waktu itu melarang: “jangan mengajarkan anak-anak repot-repot, sekarang zaman teknologi apa saja yang bisa diteknologikan, teknologikan“ katanya. Bukan saya tidak mengerti maksud kepala sekolah tersebut, dan bukan pula saya tidak mengerti teknologi, bahkan sangat mengerti, tetapi saya tidak sependapat dengan zaman sekarang tidak perlu lagi diajarkan hal-hal yang sederhana tanpa teknologi tersebut. Anak-anak menurut pendapat saya perlu diajarkan life skill yang sederhana, tidak tergantung pada teknologi.

Baca Selengkapnya..

22 Februari, 2009

Page Rank

Link dan Page Rank

Meningkatkan Rangking Blog tidak dengan cara membeli link yang tidak jelas. Link yang diberikan semuanya adalah web Blog kosong tidak ada postingan, tidak pernah diurus, nama dan alamat domain yang tidak menarik orang untuk berkunjung, tidak ada pengunjungnya sama sekali, rangkingnya nol, link seperti ini tidak ada nilainya sama sekali. Mungkin akan menaikan rangking sementara tetapi akan anjlok lagi karena link yang diberikan tidak ada page view orang lain alias tidak ada pengunjung. Lebih baik tukaran link pada orang lain yang situsnya jelas ada pengunjung, sering dikelola dengan baik walau lambat tetapi pasti akan menaikan page rank kita. Kalau link kita ada pada web Blog yang sering dikunjungi orang maka Blog kita sekali-kali akan ada mengklik orang yang mengklik alamat blog kita, sekedar blog walking, atau lain-lainnya.

Link di blog roll sama saja kita mengikuti kumpulan blog seperti Blog Indonesia, kampung blog, dan sebagainya karena link tersebut sebenarnya menumpuk pada satu situs kemudian baru di sebar ke beberapa blog. Tentunya rangking Blog roll lah yang paling tinggi karena banyak orang membuat link secara sengaja atau tidak ke situs blog roll ini. Yang paling baik link permanent di page element blog link karena akan selalu tampil jika situs atau blog tersebut dikunjungi orang. Hal ini hanya bisa didapat dengan cara tukaran link dengan orang yang memakai Link permanent di tamplatenya. Orang yang memakai Blog Roll memang cepat mempromasikan blog kita pada orang lain tetapi saya tidak yakin besar pengaruhnya dengan page rank secara langsung. Secara tidak langsung mungkin yaitu dengan dipromosikan blog kita maka banyak yang kenal dan banyak pengunjung tentunya dengan banyak pengunjung blog kita rangkingnya akan naik.

Link di Post

Link post yang baik bukan di Blog Post, karena link ini akan muncul hanya pada posting yang bersangkutan. Link post seperti ini punya arti dan nilai tersendiri terhadap blog yang di link Artinya Blog yang di Link mempunyai bobot isi (Content) yang baik sehingga di kutip oleh seseorang dalam postingannya. Link yang dimaksud di tamplate blog itu adalah link komunitas, artinya makin banyak orang nge-link ke blog kita, blog kita berarti punya banyak fans, pembaca dan teman-teman, pengunjung yang setia membaca blog kita.

Sering Ganti-ganti Tamplate

Sering gonta-ganti tamplate harus hati-hati karena ketika ganti-ganti tamplate selalu ada saja link dan widget yang hilang yang sebenarnya mungkin dari link dan widget tersebut yang menaikkan page rank kita. Seperti Feed, News Agrigator, Commenting System, Technorati, alexarank, shout box, pagerank, Blog Roll, Slide, YM Icon dan sebagainya.

Konten atau materi Blog

Jaga konten, bobot materi, dari pada postingan kita karena bobot yang baik akan banyak dikutip orang dengan demikian link dan pengunjung banyak ke blog kita. Kecuali orang mengutip tetapi tidak memberikan link ke Blog kita, seperti blog yang hanya copy paste. Blog yang seperti ini harus ditinggalkan karena anda tentunya tidak suka postingan yang susah payah anda buat dengan baik, yang mempunyai nilai tinggi terus diserobot, dibajak, dan diakui seolah-olah hasil karyanya asli padahal hanya copy paste dari blog anda! Makanya orang-orang seperti ini harus diperangi dengan dikucilkan, tidak boleh berlangganan blognya, hapus link ke Blognya, jangan buka-buka lagi blog seperti ini. Cari link yang lebih berbobot. Biar mungkin materinya tidak begitu menarik tetapi hasil karya sendiri, artinya jika anda mengutip memang langsung dari sumber penulisnya, dan informasi yang didapat langsung dari sumber yang pertama bukan hasil copy paste.


Jika anda mengutip atau copy paste sih boleh saja tetapi lakukan dengan menyebut sumbernya dengan memberikan link ke blog yang aslinya, kalau memang di blognya sudah ada izin boleh dicopy. Misalnya diblognya ada tulisan seperti: “Materi dalam Blog ini dapat saja dikutip dengan menyebutkan sumbernya.” Orang yang suka membajak karya orang lain seperti copy paste blog seperti ini (tidak menyebutkan sumbernya) tidak ada untungnya bagi yang blognya dikutip. Post orang yang baik biasanya mengutip sedikit seperlunya kemudian memberikan link dibawahnya atau linknya saja postingan selengkapnya dilihat dan dibaca pada Blog aslinya.

Kembali ke Konten, Blog dengan kontennya baik banyak pengunjungnya, walau ada juga yang kontennya yang baik postingnya sering (mungkin harian) tetapi tidak banyak pengunjung mungkin kurang promasi, tidak mau jalan-jalan ke blog lain, komentar sana sini, tidak mau tukaran link, tidak ada komunitas dan teman-temannya dalam ngeblog dan lain-lain sebaginya, jadi dia dan blognya jarang dikenal. Banyak blog terkenal memiliki konten yang menarik enak dibaca, informatif, menimbulkan perdebatan sengit, tetapi sebaiknya jangan membuat konten yang sensasional, seperti perdebatan masalah agama yang tidak berbobot sehingga orang akan kesal dan tersinggung karena perdebatannya jadi tidak ilmiah, debat kusir, tidak pakai logika (kesesatan logika: argumentum ad Hominem, argumentum ad populum) dan sebagainya. Tentunya blog seperti ini lambat laun akan ditinggalkan orang kecuali orang tersebut sudah bekerja sama dan makar untuk menjelek-jelekkan agama tertentu seperti agama Islam.


Baca Selengkapnya..

13 Februari, 2009

Valentine Day


Valentine day yang jatuh pada setiap tanggal 14 Februari, yang dinobatkan jadi hari kasih sayang itu seolah-olah harus dirayakan oleh semua kalangan dan usia apapun agamanya. Kini pun telah merasuki setiap remaja Islam Indonesia. Indonesia yang pendudukknya beragama Islam mayoritas kini diharuskan bagi pemuda dan remajanya untuk merayakannya.

Sejarah Valentine Day


Ditinjau dari Sejarah Valentine Day adalah berasal dari ajaran kristen katolik dan tradisi romawi kuno. Dapat dibayangkan ajaran suatu agama dipaksakan harus dipakai oleh agama lain dalam hal ini ajaran Valentine Day adalah ajaran Kristen Katolik yang dipaksakan pada pemuda dan pemudi Islam. Hadis nabi saw memperingatkan "barang siapa yang menyerupai suatu kaum (golongan, suku dan sebagainya) maka ia termasuk dalam kaum (golongan, suku) tersebut."

Hukum Merayakan Velentine Day


Dari segi hukum Islam Valentin day lebih cendrung sebagai sarana berbuat maksiat, mendekati zina dan sebagainya, yang tentunya jatuh pada hukum haram. Valentin day memang perkara baru tidak ada pada zaman rasulullah saw sehingga sulit sekali menemukan teks tertulis dari al-qur’an maupun hadis melarang persis valentin day. Tetapi pengambilah keputusan hukum (Isthimbath) dapat dilakukan dengan Qiyash yaitu usaha menghubungkan persoalan yang tidak ada ketentuan dan ketetapan hukum dari sumber hukumnya, dengan persolan lain yang ada ketentuan dan ketepan hukum dari sumber hukumnya karena ada unsur pemersatu dari kedua persoalan tersebut dan juga tidak ada pembeda yang dipertimbangkan dalam hal tersebut, artinya persoalan hukum ditinjau dari segi tujuan maupun konteksnya serupa. Valentine Day adalah perkara yang tidak ada ketentuan dan ketetapan hukumnya dihubungkan dengan hukum berzina dan mendekati zina yang sudah jelas ketentuan dan ketentuan hukumnya dalam Islam berdasarkan Qur’an dan Hadis. Berzina dan mendekati Zina saja sudah diketahui hukumnya dan teks Al-Qur’an maupun Hadis sudah jelas-jelas menunjukkan pelarangan hal tersebut.
Pengaruh budaya global yang merasuki pemuda dan remaja muslim ini tentunya disikapi oleh muslim agar selalu membentengi keluarga dan anak-anaknya agar tidak terperosok pada pengaruh negatif dari budaya barat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai etika Islam (Akhlaqul Karimah). Ummat Islam harusnya proaktif dan peduli dengan perkara-perkara baru yang berkaitan dengan generasi muda, karena setiap muslim berkewajiban menjaga dan melestarikan nilai-nilai Islam pada generasi muda. Tidak perlu menunggu MUI mengeluarkan fatwa haram, dan jangan sampai menunggu fatwa haram karena fatwa yang sudah repot-repot dibuat sementara ummat tidak siap menerima segala putusannya. Sebaiknya setiap individu muslimlah yang bersiap dan mempersiapkan diri, bahkan proaktif dalam membentengi pengaruh buruk seperti Valentin day ini, yang hukumnya sudah dapat disamakan dengan mendekati zina tersebut.

Islam Anti Pacaran


Pacaran dalam Islam dengan arti bersenang-senang dengan teman lawan jenis sebelum menikah tidak ada dan tidak dibenarkan dalam Islam. Tetapi berkenalan dengan lawan jenis hanya untuk tujuan perkenalan dan usaha mencari jodoh, diperbolehkan. Perkenalan dalam arti mencari jodoh ada batasnya. Setelah kenal harus diputuskan menikah atau hubungan perlu dihentikan, mengingat akan berlarut pada mendekati zina.


Baca Selengkapnya..

06 Februari, 2009

Pembentukan Provinsi Tapanuli

Pembentukan provinsi Tapanuli sangat kental dengan maksud beberapa elit Tapanuli Utara untuk menjadikan provinsi yang beragama mayoritas Kristen. Agama inilah yang menurut Herbert Feith (Peniliti asal Belanda) disebut sebagai Borderline Wilayah ini. Yang pada zaman Belanda daerah Tapanuli Utara dijadikan Daerah penyangga Buffer Zone terhadap pengaruh Islam yang datang dari Aceh dan Sumatra Barat. Dengan penduduk yang 87 persen Kristen dan 13 persen Islam tersebut sangat memungkinkan calon provinsi Tapanuli ini leluasa untuk menjadikan basis dan Pusat Kristen di Tanah air, Sumatra khususnya. Untuk maksud ini Tapanuli Utara digiat oleh beberapa pendeta merangkul sepuluh kabupaten. Sayang dua dari sepuluh kabupaten yang akan dijadikan calon provinsi Tapanuli tersebut menolak untuk dijadikan provinsi tersendiri. Karena sebab itulah provinsi Tapanuli jadi terbengkalai-bengkalai sejak diwacanakan tahun 2000 sampai sekarang. Tahun 2005 sempat ada penelitian kelayakan Tapanuli dijadikan provinsi.
Dua kabupaten yang menolak yaitu kabupaten Tapanuli Tengah, dan kabupaten Sibolga, dengan alasan bahwa tidak mau didikte oleh sekelompok orang tertentu di Tapanuli Utara. Tapanuli Selatan walau tidak diikutkan dalam rencana pembentukan provinsi Tapanuli tersebut tetapi dengan bulat telah menyatakan menolak, dengan alasan bahwa pembentukan provinsi Tapanuli itu hanya merupakan keinginan segelintir orang di Tapanuli Utara dengan maksud-maksud tertentu. Selain kabupaten mempunyai beberapa alasan lain yaitu:
  • pertama
    Tim pemrakarsa provinsi Tapanuli telah melecehkan pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga dan kabupaten Padang Sidempuan serta masyarakat kabupaten-kabupaten tersebut karena kawasan ini menolak bergabung.
  • kedua
    Terdapat perbedaan Sosial Budaya yang cukup kental antara Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan.
  • ketiga
    Pembentukkan provinsi Tapanuli hanya untuk kepentingan segelintir orang elit dari Tapanuli Utara.
  • keempat
    SDM dan SDA yang tidak jelas dan ketersediaannya di wilayah ini masih diragukan.

Dengan tidak mengikutkan Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidempuan yang mayoritas penduduknya muslim, jelas ada maksud-maksud tertentu untuk menjadikan provinsi Tapanuli sebagai provinsi mayoritas Kristen di Sumatra. Apalagi yang sangat keras ingin membentuk provinsi Tapanuli adalah kelompok Kristen. Sehingga lebih tepat dibilang sebagai provinsi Ideologis, lebih tepatnya agama. Menurut Ryass Rasyid pemekaran provinsi Tapanuli Utara dimotivasi oleh kepentingan politik dan ekonomi, PAD, percepatan pembangunan daerah, ada wakil DPR daerah yang bisa dapat kursi di DPR, terbukanya peluang tenaga kerja di daerang dengan adanya pemerintahan baru dan sebagainya.
Kabupaten-kabupaten yang diikutkan dalam calon provinsi tersebut adalah:
  1. Kabupaten Tapanuli Tengah
  2. Kabupaten Sibolga
  3. Kabupaten Nias
  4. Kabupaten Nias Selatan
  5. Kabupaten Tapanuli Utara
  6. Kabupaten Toba Samosir
  7. Kabupaten Humbang Hasundutan
  8. Kabupaten Samosir
  9. Kabupaten sairi
  10. Kabupaten Pakpak Barat

Yang warna merah adalah kabupaten yang menolak ber gabung.


Baca Selengkapnya..

01 Februari, 2009

Tanggapan mengenai Fatwa MUI akhir-akhir ini


Fatwa MUI hendaklah mencerminkan tulang punggung ummat. Fatwa-fatwa tentang keadaan terbaru seperti maraknya aliran sesat, rokok dan sebagainya dapat dinilai wajar karena hal-hal tersebut baru muncul permasalahannya sekarang, artinya permasalahan tersebut tidak ada zaman rasulullah saw. Contoh lain sepertinya MUI bisa saja menfatwakan misalkan morfin haram, obat-obatan psikoterapi haram dan lain sebagainya karena itu merupakan hal yang baru dan harus difatwakan demi kepentingan ummat dan dirasakan penting dan mendesak untuk ditegaskan, sehingga ummat tidak salah jalan dan bingung dalam menetapkan keputusan.


Fatwa Sesat aliran Ahmadiyah

Setiap kali Fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI dapat dinilai mendesak dikeluarkan mengingat ummat Islam sudah tenggelam dengan kebingungan tentang fenomena sosial akhir-akhir ini, seperti aliran sesat Jemaah Ahmadiyah, yang sudah ada sejak dulu, dan dulu pernah juga difatwakan sesat tetapi ummat Islam lupa atau karena sudah beralih generasi sehingga generasi berikutnya tidak mengetahui lagi duduk persoalan dan perkaranya sehingga banyak ummat yang ikut terjebak dalam aliran sesat tersebut.. Ini akibat ummat Islam terlalu toleransi terhadap hal-hal yang membahayakan ummat seperti Aliran Jemaah Ahmadiyah itu. Akhirnya pekerjaan yang sama harus dilakukan secara berulang-ulang tidak pernah selesai, masih perlu difatwakan lagi bahwa Jemaah Ahmadiyah sesat. Seharusnya sudah dari dulu saja pemerintah harus tegas terhadap aliran sesat yang ada di Indonesia karena sangat mengganggu ummat Islam, sehingga tidak perlu menfatwakan suatu hal berulang-ulang.

Fatwa Haramnya Rokok

Masalah fatwa MUI mengharamkan rokok harusnya dinilai wajar. Yang menentang, mengkritik, menolak haramnya rokok adalah orang-orang perokok yang sebenarnya tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, dengan asap rokok yang ia keluarkan, abu rokok yang mereka hasilkan, dan semua dinding bangunan, perabotan, peralatan elektronik mesti jadi kuning akibat asap rokok yang mereka buat. Mereka tidak peduli.
Sebenarnya memang tidak ada dalil yang menunjukkan keharaman rokok, mengingat rokok baru ada setelah rasulullah saw tiada. Kalau mau tetap ketentuan dari zaman rasulullah saw memang tidak perlu fatwa. Nah fatwa inikan untuk mengatur syariah bagi ummat tentang masalah kontemporer, seperti aliran sesat, narkoba, termasuk merokok ini. Kalau tidak ada fatwa dari mana dasarnya orang mengetahui bahwa Jemaah Ahmadiyah sesat, Lia Eden Sesat, dan sekarang rokok haram.

Fatwa Golput Haram

Fatwa mengenai yang mengharuskan setiap warga negara menggunakan hak pilihnya perlu ditanggapi wajar mengingat cukup tersedianya pimpinan yang baik dan layak untuk dipilih. Seandainya tidak tersedia pimpinan yang baik dan layak dipilih baru kemudian fatwa tersebut perlu dicabut atau tidak berlaku. Ditanggapi wajar saja karena jika dipermasalahkan dicari-cari masalahnya, --yang sebenarnya tidak ada masalah, --memang selalu saja ada masalah. Karena ada orang selalu mencari-cari kesalahan agar orang tidak percaya lagi pada MUI. Agar umat ini kacau, dan gampang diadu domba sesama ummat muslim. MUI mengeluarkan Fatwa ini karena MUI adalah lembaga satu-satunya yang aktif ditengah-tengah masyarakat dan masih dipercaya masyarakat dalam rangka memperbaiki ummat Islam, karena masyarakat barangkali telah frustasi dengan pemerintah yang tidak proaktif membangun dan peduli pada ummat Islam. Lembaga yang dipercaya masyarakat yang memimpin ummat. Kalau ummat Katolik ada Paus di Vatikan yang menjadi pemimpin spiritual. Islam harusnya ada Khilafah tetapi tidak ada. Kalau di Iran ada Imam pemimpin spiritualnya. Di Indonesia MUI lah sebagai lembaga yang seharusnya bertindak sebagai imam ummat muslim Indonesia, mengingat MUI terdiri berbagai unsur Islam yang ada di Indonesia, seharusnya berbagai fatwa yang dilontarkannya harus diamini secara tunduk dan patuh. Lembaga mana lagi yang dapat mewakili Islam di Indonesia. MUI dirasakan cukup representatif. Kalau sepakat MUI dijadikan pemimpinan spiritual Indonesia, artinya keputusan MUI adalah keputusan umat Islam Indonesia, yang menentangnya berarti menentang umat Islam se Indonesia, yang mempermainkannya berarti mempermainkan dan memperalat umat Islam se Indonesia. Dan setiap putusan tentunya diterima dan disepakati umat Islam seluruh Indonesia. Bukan malah jadi timbul kegaduhan dan kericuhan di masyarakat. Semua fatwa MUI mesti dipermasalahkan. Mulai dari aliran sesat, sampai kepada haramnya rokok dan golput. Di Indonesia segala macam yang berkaitan dengan Islam selalu jadi permasalahan, walaupun sebenarnya bukanlah masalah. Sebut saja contoh penegakan syariah Islam di berbagai daerah dan propinsi di tanah air. Berbagai dilema dan polemik bermunculan disana sini, sampai tokoh kontroversi seperti Gus Dur pun diundang untuk berbicara di suatu acara Interaktif di salah satu stasiun TV swasta. Polemik sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Sebenarnya kalau tidak diributkan tidak jadi masalah. Masyarakat menerima. Pemerintah Daerah menyetujui. Apa masalahnya lagi.

Baca Selengkapnya..

09 Januari, 2009

Do'a ku pada rakyat Palestina


Dengan KuasaMu Ya Allah hentikanlah kekerasan Yahudi yang tiada hentinya membunuh rakyat Palestina yang tiada berdosa. Dengan Kasih dan SayangMu Ya Allah berilah ketenangan dan kedamaian pada rakyat Palestina, jauh dari gangguan dan ancaman Yahudi yang tidak pernah mentaati resolusi PBB. Dengan KuasaMu Ya Allah berikanlah kesadaran kepada Negara Amerika Serikat yang selalu saja membela dan menutup mata akan kekejian Yahudi di Palestina. Amiin ya Rabbal alamiin.

Jalur Gaza tempat terpisah dari dataran tinggi Golan. Daerah yang sudah terpisah sejak keberadaan Israel 1947. Gaza yang daeranya berbentuk persegi lebar 4 km, dan panjang 24 km sepanjang pantai laut tengah. Daerah sekecil itu sangat mudah bagi Israel yang sejak dulu ingin memperluas wilayahnya. Wilayah Palestina makin lama makin menyusut yang akhirnya kalau kita tidak sama-sama jaga akan habis.

Baca Selengkapnya..

Perjalanan Ke Sumatra Barat (5 Habis)



Pagi bangun sholat shubuh, ngobrol di koridor hotel yang cukup lebar yang berjajar kursi-kursi dan meja-meja makan. Diatas setiap meja sudah di sediakan gelas-gelas dan seteko Teh panas. Minum teh dan sembari makan goreng pisang coklat yang dibeli tadi malam, rasanya enak, sepertinya, goreng pisang digulung tepung, yang didalamnya ada coklatnya hanya ada di Bukit Tinggi. Setelah hari kian terang kami keluar dari hotel untuk mencari sarapan, biasa, seperti di Padang, lontong. Tetapi di Bukit Tinggi tidak ada lontong kami semua pesan nasi goreng di warung tenda pinggir jalan. Setelah makan sarapan mendadak kawan-kawan langsung mau pergi ke Pasar Aur Kuning, tentu saja saya tanggapi dengan kaget karena saya kira akan kembali ke hotel dulu untuk bersiap-siap belanja. Memang pagi ini rencananya belanja "Tidak ke hotel dulu" tanya ku. "Ndak, Langsung" kata kawan ku.

"wah belum bawa uang nih" tangkas ku. "Ambillah dulu, kami tunggu" jawabnya. Saya sedikit berlari ke hotel mengambil uang secukupnya dari tas, mengunci kamar hotel, terus kembali menemui kawan. Kami naik oplet ke Aur Kuning. Di dalam Oplet terdengar berita dari radio oplet tersebut bahwa Israel memborbardir jalur gaza. Sebelum berangkat hari minggu kemarin saya baca koran Riau Pos Israel membombardir Palestina 155 orang tewas. Kita berdo'a semoga keselamatan kepada rakyat Palestina. Dan kepada Mujahidin semoga segala amal ibadahnya di terima di sisi Allah SWT.
Setelah sampai di Pasar Aur Kuning Bukit Tinggi. Kami langsung memasuki Pasar melewati terminal. Di Pasar ini banyak di jual pakaian wanita dengan payet-payet, bahan bordiran, Sulaman, kebaya, dan pakaian-pakaian muslim, yang biasanya penuh dengan bordiran. Pakaian dan Bahan dari sini harga grosiran. Bisa cuma 40% harga toko biasa. Dibanding Pasar Atas Bukit Tinggi saja sudah jauh beda. Kalau mau beli jilbab murah dan pakaian muslim disini tempatnya. Di Pasar ketemu kepala sekolah setelah berjalan-jalan menemaninya belanja dibelikan baju muslim, ternyata tidak sekutang saja yang di belikannya.
Setelah keliling-keliling menemani kepala sekolah membeli buku banyak, akhirnya kami pulah ketemu lagi rombongan saya yang tadi pagi pergi bersama. Saya pulah bersama pulang bersama teman-teman rombongan, sedangkan kepala sekolah menunggu istrinya belanja kepasar. Saya menawarkan membawa buku ke hotel. Di hotel saya berkemas-kemas untuk berangkat karena janjinya jam 12:00 WIB Siang ini harus Check Out dari hotel.
Kepala Sekolah kembali ke hotel. Setelah menyelesaikan adaministrasi (pembayaranya)barulah kami berani membawa dan menenteng tas ke mobil. Sebagian masih berada di pasar atas dekat jam gadang, terutama cewek-cewek dan ibu-ibu. Karena lapar saya berinisiatif untuk mencari makanan, karena takut kejadian seperti di Padang terulang sebagian sudah makan di Pasar sementara yang lain menunggu di mobil sambil menahan lapar. Supaya tidak jadi korban salah paham makanya saya dan beberapa orang teman berinisiatif untuk membeli nasi bungkus karena tidak semuanya mau pergi ke kedai nasi atas urusan harus ada yang menunggu di mobil. Maklum setelah check Out dari Hotel cuma mobil lagi satu-satunya posko yang dijadikan markas tempat berkumpul. Ternyata tidak mudah mencari kedai nasi di Bukit Tinggi dalam keadaan libur seperti ini. Di Bukit Tinggi jika Liburan ternyata semua ikut liburan hanya beberapa yang melayani tamu turis seperti saya ini. Berkeliling berjalan kaki di sekitar Jam Gadang capai juga hingga sampai mendekati Ngarai Sihanok. Saya mengajak teman untuk singgah ke Ngarai Sihanok suatu objek wisata berupa jurang yang menghadap ke lembah, dengan pemandangan yang cukup indah. Teman-teman menolak karena tujuan kami mencari makanan. "Tetapi disana juga terdapat banyak kedai nasi" kilahku. Seorang teman mencari alasan lain "Kasian teman kita yang menunggu di mobil". Saya akhirnya hanya menurut tanpa membantah lagi.
Setelah mendapatkan makanan di sebelah Ramayana Padang, kami makan, dan memesan nasi bungkus untuk yang menunggu di mobil. Akhirnya jam setengah tiga siang kami berangkat kembali di Pekanbaru. Pada pukul 15:30 WIB kami ternyata singgah di Desa Sungai Air Jernih Kabupaten Agam untuk melihat ikan larangan.
Istirahat sebentar melihat ikan, ada orang pakai sepeda jual es krim, beli dulu satu. Eh ada lagi yang datang bawa gerobak dagangan ternyata Roti Bakar ala Humberger berisi telur dadar. Ah Lumayan nih mengisi perut yang mulai kosong karena makan siang ternyata porsinya sedikit maklum di Gerobak bertenda wartegnya Bukit Tinggi karena tidak ada kedai nasi yang buka. Kesempatan ini saya manfaatkan untuk sholat karena lokasi tempat ikan larangan berada adalah halaman belakang salah satu masjid. Pukul empat lewat sore hari kami berangkat. Sampai di Arau Jam Lima petang. Lewat Kelok sembilan sekitar pukul setengah enam sore. Jam enam sore singgah di desa Pangkalan baru perbatasan Sumatra Barat dan propinsi Riau, sebagian ada yang makan malam disana, saya karena masih kenyang makan roti bakar tadi saya tidak makan. Kira-kira pukul delapan malam sampai di Bangkinang. Sampai Panam memasuki kota Pekanbaru Macet sekitar pukul 21:30 WIB karena banyak orang keluar dan berkumpul di berbagai keramaian dan pusat kota untuk merayakan Tahun Baru 2009. Akhrnya Sampai kembali ke Sekolah pukul sebelas malam.
Baca Selengkapnya..

Perjalanan Ke Sumatra Barat (4)

Sumatra Barat

Hari sudah beranjak ke setengah tiga sore ketika kami berangkat menuju Bukit Tinggi. Tanggal 30 Desember 2008 di perjalanan mulai macet karena banyak orang menuju Bukit Tinggi hendak liburan akhir tahun sembari merayakan pergantian tahun baru di Bukit Tinggi. Sampai di Padang Panjang perjalanan macet kendaraan bersusun antri dan merangkak pelan. Mendekati kota Bukit Tinggi Polisi menyetop mobil kami dan memerintahkan untuk mengambil jalan lain untuk masuk ke kota Bukit Tinggi untuk menghindari macet total. Di putuskan untuk mengambil jalan alternatif memutar di pinggiran kota bukit tinggi, jadi kebagian rezeki pemandangan indah di daerah pedesan Bukit Tinggi yang tidak pernah saya lihat. Banyak bangunan yang sejak zaman Belanda masih berdiri dan kokoh, terbukti model bangunan dan arsitektur masih model tahun 1920 dan 1930 an. Rumah-rumah kuno bergaya tradisional rumah gadang dan bangunan beton bergaya Belanda berdiri anggun dan tegap di antara sawah dan kolam-kolam ikan penduduk disini.

Sumatra Barat
Jam setengah empat sore kami memasuki pusat kota Bukit Tinggi dekat jam gadang kami berhenti tepat di depat hotel Jogja. Nama hotel Jogja si pemilik hotel dulu pernah berada di jogja dan menginap di hotel maka dibuatlah bangunan hotel bentuk dan rupanya mirip hotel di jogja ketika itu. Tentunya ketika itu zaman Belanda karena hotel tersebut masih terbuat dari kayu berlantai dua dan kunsen dan jendelanya masih terlihat asli. Setelah berunding sebentar dengan pengelola hotel kami diperkenankan masuk menuju kamar masing-masing. Saya masuk memakai sepatu Basah sampai didalam kamar segera saya lepaskan kaus kakinya dan saya ampaikan di sandaran kursi. Di hotel ini tidak ada tempat jemuran handuk seperti di Padang, tetapi di sediakan Lemari dan meja tulis diatasnya ada cok listrik, bisa buat kerja di meja tulis bagi wartawan yang membawa laptop. Sumatra BaratSaya dan teman teman cok nya di gunakan untuk mengecas batrai hanpon, kamera, dan handicam. Hotel ini ruang lobinya luas dan banyak jendela. Sehingga bebas melihat kegiatan di depan hotel jalan berkelok dan bersimpang-siur dari lobi hotel yang berada di lantai dua tersebut. Lagi asyik melihat dari lobi hotel saya diajak teman untuk berjalan keluar ke pasar atas. Saya pun setuju, karena saya sudah dari Pekanbaru berniat jika sudah sampai ke Bukit Tinggi mau pesan kerajinan ukir plastik yang dibuat kaligrafi yang bertuliskan nama. Kalau orang-orang biasanya dibuat untuk kalung.
Menaiki tangga yang akhirnya saya ketahui sebagai Janjang Gadang suatu objek wisata bersejarah di Bukit Tinggi yang anak tangganya ada yang mengatakan berjumlah 44, selama di sini saya tidak pernah menghitung secara serius, akhirnya sampai keatas tanah tempat jam gadang berdiri. Disini berdiri Pasar yang berhadapan langsung dengan Jam Gadang. Di pasar inilah dulu saya temui orang ahli ukir plastik dengan menggergaji lembaran plastik atau acrilic untuk dijadikan hiasan. Tetapi setelah berkeliling-keliling di sana saya tidak melihatnya lagi. Yang ada ukir logam yang kerja dan kegiatannya mirip hanya yang diukirnya logam plat stainless steel, yang plastik tidak ada. Kepala Sekolah sibuk mencari sekutang seperti yang kami temukan di Padang. Paling enak diminum sambil makan pisang bakar katanya. Saya mengambil moment memotret jam gadang dengan latar belakang sun set tetapi cuaca di Bukit Tinggi mendung, sunset dilindung awan hitam. Saya tidak mikir sholat lagi karena sudah sholat jamak di Lembah anai. Magrib pun berniat di jamak di waktu Isya nantinya. Jam Gadang kabarnya mau di tutup dengan kain ada beberapa orang peker yang memanjat jam gadang memasukkan tali ke dalam katrol yang sudah di pasang diatas puncak jam gadang. Tali tersebut guna menarik kain yang sudah dipersiapkan untuk menyelubungi jam Gadang karena karena Jam gadang ini orang merayakan pergantian tahun setiap tahunnya di lokasi tersebut. Pemerintah bermaksud menutup Jam gadang dengan maksud perayaan pergantian tahun dialihkan ke lokasi lain, mengingat sempitnya lokasi wisata yang seharusnya dijaga. Disini ada juga orang seniman pelukis wajah sepuluh menit siap. Harganya 60 ribu sekali lukis agak mahal 5 ribu taripnya dibanding dilokasi wisata lembah anai. Disini ada juga tukang potret jalanan dengan kamera biasa. Saya juga melihat tukang potret jalanan ini di objek wisata Lembah Anai cuma kamera yang dipakai oleh tukang potret di Lembah Anai tersebut kamera Polaroid langsung jadi, begitu pula kamera yang dipakai oleh tukang potret di Pantai Padang kemarin, bukan kamera film biasa. Sama dengan tukang potret yang ada di air mancur depan kaca mayang Pekanbaru pakai kamera Film biasa. Potret memakai kamera ini paling cepat besoknya baru siap. Para pengunjung disini memotret pada umumnya pakai kamera digital. Setelah minum sekutang ditraktir kepala sekolah, ngobrol ngalor ngidul merokok bagi yang merokok kami kembali ke hotel. Hari beranjak malam kamipun, keluar mencari makan di warung tenda pinggir jalan dengan gerobak nasinya, dengan beberapa orang teman tanpa kepala sekolah. Setelah makan ketemu kepala Sekolah lagi di Traktir sekutang lagi, kepala sekolah kecanduan minum sekutang barangkali ya. Ada teman mengajak ke Warnet saya langsung OK. Di warnet saya main game travian. Teman saya buka Friendster temannya. Warnetnya dekat, di depan hotel, tidak jauh-jauh seperti di Padang. Setelah dari Warnet kami kembali ke Hotel. Satu kamar hanya boleh diisi oleh lima orang, tidak boleh lebih, pemeriksaan ketat. Di kamar hotel agak lega tidak bersempit-sempitan seperti di Padang lagi. Saya keluar kamar hotel untuk ke kamar mandi, disini kamar mandinya diluar kamar tidur, berwuduk untuk melaksanakan sholat, airnya sedingin air kulkas. Setelah melaksanakan sholat di mushalla yang di sediakan dekat kamar hotel saya pun tidur dibekali selimut tebal dari hotel. Setiap kali di Bukit Tinggi saya selalu dibekali selimut tebal karena Bukit Tinggi daerahnya dingin.


Baca Selengkapnya..

06 Januari, 2009

Perjalanan Ke Sumatra Barat (3)

Sumatra Barat
Menjelang senja kami berada dipantai Padang menikmati secangkir kopi susu dan matahari yang terbenam. Setelah hari sedikit gelap kamipun dipanggil untuk berkumpul di mobil karena akan segera berangkat menuju penginapan. Penginapan yang dituju adalah asrama haji. Tetapi asrama tersebut masih dipenuhi oleh orang yang baru pulang dari haji. Terpaksa mencari penginapan lain. Melewati Minang Plaza di Ulak karang kami mendapati Hotel Prima. Setelah nego sedikit akhirnya disitulah kami menginap. Satu kamar tidur boleh diisi oleh empat orang. Harga per kamar sehari semalam adalah 200 ribu rupiah. Untuk irit satu kamar diisi 6 orang. Walau sedikit sempit-sempitan tidur kamar terasa aman karena kamar mandi ada didalam. Kelasnya masih yang murahan, tanpa AC, Televisi ada diluar kamar di koridor setiap tamu datang dapat menonton televisi di depan kamar yang disediakan kursi-kursi tamu.

Disini ada cok listrik yang dipakai untuk menghidupkan kipas angin, saya dapat mengecas HP PDA saya dan Bartrai Cas untuk kamera.

Kami keluar untuk cari makan malam, sepanjang jalan S. Parman depan hotel ini saya belum melihat adanya warnet. Kalau di Bukit tinggi dan Solok ada juga saya lihat dari mobil, tetapi kalau di Padang tidak. Bersebelahan dengan hotel kami menginap ada rumah makan cukup besar. Setelah makan kami sekedar ngobrol pindah ke kedai kopi sebelah. Bertuliskan besar-besar SKOTANG. Seharusnya tulisannya SEKOTȨNG dibaca huruf E lemah. Mungkin dialeg minang tidak dapat menyebutkan huruf E lemah itu makanya tertulis skotang gitu. Kami lidah orang Melayu terbaca sekutang. Tentu saja jadi bahan tertawaan oleh teman-teman karena kutang berarti BH. Saya mengidap penyakit maag karena saya tahu sekoteng itu pakai Jahe, dan bahan-bahan pedas lain saya inisiatif untuk memesan sekoteng minta tambahan susu. Kata penjual Skotang pakai susu semua, tidak ada yang tidak pakai susu. Jadi tambah tertawa lagi teman-teman.
Sumatra Barat
Keesokan harinya kami bersiap-siap pergi ke Pasar, sudah rencananya mau melihat Plaza Andalas, Ramayana Padang. Harga yang ada di Plaza ini agak sedikit mahal dari Ramayana yang ada di Pekanbaru saya tidak jadi beli pakaian disini. Saya keluar dari sini bermaksud mau pergi ke Mataharinya Padang katanya dekat situ, Tetapi jadi sampai di Sentral Pasar Raya (SPR). Di SPR ini harga agak sedikit murah setelah ditawar walaupun katanya pelaris pagi tetap saja masih mahal bagi perkiraan saya. Akhirnya saya beli pakaian disini. Teman-teman ada yang sampai ke Matahari. Sayang saya tidak bawa kamera sebenarnya banyak objek menarik untuk difoto. Setelah menunggu lama teman-teman di mobil yang masih melampiaskan keinginan belanjanya, pukul 12:00 akhirnya kami berangkat dari Padang, menuju Bukit Tinggi. Ada beberapa tempat objek wisata disana, yang bagus untuk dikunjungi. Di daerah Kayu Tanam mobil kami berhenti untuk isi BBM di SPBU. Irit juga minyaknya dari kemarin baru diisi hari ini. Dari Kayu Tanam perjalanan kami lanjutkan menuju Lembah Anai lokasi wisata Air Terjun. Memang antara bukit tinggi dan Padang ada Air terjun di Pinggir jalan lintas. Karena jalan lintasnya sudah diperluas maka dipinggirnya dapat parkir Bus. Sepanjang jalan di Bus tidak henti-hentinya pedagang asongan menjual berbagai kue-kue dan makanan Sumatra Baratkecil. Saya beli beberapa pergedel jagung, dan telur asin untuk pengganjal perut yang belum makan siang. Karena ada beberapa teman sudah makan ketika di Pasar Padang tadi, pantasan menunggu lama. Di Lembah Anai saya langsung ke lokasi wisata untuk mengambil foto-foto disana. Setelah jepret sana sini, akhirnya harus nyebur juga kaki ke air karena batu-batunya licin. Sepatu saya basah yang tadinya saya malas buka sepatu, yang paling aman jalan di air. Akhirnya sepatunya terpaksa dibuka karena sepatu kain saya sudah basah kuyub. Saya kembali di mobil sambil menenteng sepatu, melewati seorang pelukis yang sedang asik melukis seorang pengunjung yang minta dilukis. Biaya satu lukisan 55 ribu rupiah, 10 menit jadi dilukis dengan pinsil 3 B, jadi lukisan hitam putih cukup menarik. Sepatu basah saya letakkan di mobil saya pergi mencari kedai nasi setelah makan siang saya sholat zuhur dan Ashar di Jamak. Setelah sholat teman-teman sudah ngumpul di mobil ternyata sudah menunggu saya.


Baca Selengkapnya..